5 Manfaat Belajar Coding untuk Anak Sejak Dini

03-09-2022

BANGUN PENDIDIKAN - Banyak orang tua yang khawatir anaknya kecanduan gadget. Hal ini wajar dikarenakan biasanya anak hanya akan mencari video game ketika menggunakan gadget. Padahal ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari  teknologi ini. Salah satunya adalah dengan menambah skill anak dalam belajar bahasa pemrograman.

Bahkan Massachusetts Institute of Technology (MIT) menyarankan agar anak belajar coding sejak usia 5 sampai 7 tahun. Meskipun di usia yang sangat dini, anak dapat belajar coding dengan cara bermain sambil belajar. 

Belajar Pemrograman Untuk Anak

CEO Apple Tim Cook pernah mengatakan bahwa penting bagi anak-anak untuk belajar coding sejak usia dini untuk mempersiapkan mereka menghadapi masa depan. Seperti pendiri Microsoft Bill Gates dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg, dia menjadi jutawan karena dia belajar bahasa pemrograman ketika dia berusia enam atau tujuh tahun. 

Saat ini dengan perkembangan industri digital yang pesat, pemrograman telah menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan di sebagian besar perusahaan di Indonesia dan luar negeri. Sehingga tidak jarang ditemukan beberapa sekolah yang mulai mengajarkan apa itu coding dan bagaimana cara mempelajarinya. Bahkan sekarang anda bisa belajar coding otodidak karena ada banyak sumber untuk belajar coding gratis di internet.

Manfaat Pemrograman Untuk Anak

Mempelajari pemrograman bukanlah hal yang mudah untuk dipahami dengan hanya sekali belajar. Bahkan untuk orang dewasa saja pemrograman masih tidak mudah untuk dipelajari. Hanya karena sulit bukan berarti anak-anak tidak bisa melakukannya. Anak dapat memulai belajar coding dasar sebagai awalan. Dengan rajin belajar dan berlatih secara konsisten, anda dapat melihat banyak manfaat yang dapat diperoleh anak-anak dari belajar coding seperti berikut ini.

1. Problem Solving

Kemampuan memecahkan masalah atau problem solving adalah sesuatu yang harus dimiliki setiap orang. Hal ini diperlukan untuk diajarkan ke anak-anak modern untuk mempersiapkan mereka pada masa depannya. Dengan belajar pemrograman, anak akan mampu untuk menganalisis masalah dan mencari solusi atas masalahnya ini. Mungkin belum untuk masalah yang cukup kompleks, tetapi anak dapat memulai dengan belajar coding untuk pemula. Untuk memecahkan masalah yang muncul ketika belajar, anak akan menggunakan matematika dan logikanya untuk menyelesaikan masalahnya. Sehingga anak akan tertantang untuk berpikir logis.

2. Creative Thinking

Banyaknya variasi dan proses pemecahan masalah dalam pemrograman akan mendorong anak-anak untuk berpikir secara out of the box. Ini akan membantu kreativitas anak Anda. Belajar coding sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bermain game strategi. Oleh karena itu, manfaat belajar pemrograman dapat meningkatkan imajinasi anak dan menemukan banyak peluang. Nah, ini juga membantu anak-anak masa depan tumbuh menjadi anak-anak yang tampil percaya diri di depan umum.

3. Computational Thinking

Computational Thinking adalah kemampuan untuk mengkomunikasikan pemikiran dengan cara yang terstruktur dan logis. Inilah manfaat terbesar yang bisa dirasakan anak-anak dengan cara belajar coding. Saat anak-anak belajar coding, kemampuan mereka untuk memahami konsep algoritma dan memecahkan masalah berkembang pesat. Keterampilan ini juga menggabungkan disiplin logis dan matematika untuk memungkinkan anak-anak dengan cepat menemukan solusi untuk masalah yang sedang dihadapi.

4. Mandiri

Anak-anak yang belajar pemrograman sejak dini nanti bisa membuat aplikasi sendiri sesuai kebutuhan. Pada awal pembelajaran, anak mungkin hanya dapat melakukan aplikasi mainan sederhana yang sesuai dengan usianya. Tetapi di masa depan, Anda tidak hanya dapat meningkatkan keterampilan pemrograman anak-anak Anda, tetapi juga membuat aplikasi yang membantu banyak orang. Dengan begini ia nantinya akan lebih percaya diri dan tidak ragu untuk menjadi pemimpin dimulai dari memimpin dirinya sendiri.

5. Prospek yang Tinggi

Pekerjaan yang berhubungan dengan Teknologi Informasi sangat diminati untuk saat ini  dan di masa depan. Sistem digital saat ini sudah banyak menyokong perusahaan-perusahaan besar, seperti google, meta, twitter, dsb. Oleh karena itu, permintaan akan orang yang ahli dan terampil di bidang IT akan meningkat seiring waktu karena banyaknya perencanaan dan pemeliharaan yang diperlukan.