9 Cara Ampuh Mendapatkan Beasiswa ke Luar Negeri

13-06-2022

BANGUN PENDIDIKAN - Dapat menempuh pendidikan di Universitas ternama adalah salah satu impian setiap orang. Hal itu dikarenakan, terdapat beberapa universitas di luar negeri yang memiliki kualitas pendidikan bagus.

Namun, tak semua orang bisa menjadi mahasiswa di sana. Biasanya, orang yang dapat melanjutkan pendidikan di sana adalah orang-orang cerdas. Tidak hanya cerdas, mereka juga biasanya datang dari keluarga yang tergolong mampu.

Ya, bukan rahasia lagi jika biaya kuliah sekaligus biaya hidup di luar negeri pasti lebih tinggi dibandinga biaya di Indonesia. Namun, untuk kamu yang memiliki impian kuliah di luar negeri, jangan putus asa dulu. Kamu tetap bisa berkuliah di luar negeri dengan beasiswa loh.

Pemerintah dan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, banyak menyediakan beasiswa kuliah di luar negeri untku orang yang memiliki kemampuan (berprestasi). Jadi, buat kamu yang saat ini tengah duduk di bangku SMA/SMK persiapkan diri agar bisa mendapat beasiswa tersebut ya! Selain belajar sungguh-sungguh, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Berikut cara-caranya:

1. Tingkatkan kemampuan bahasa Inggris atau bahasa asing

Bahasa keseharian yang kamu gunakan di Indonesia pasti berbeda dengan bahasa yang akan kamu gunakan di luar negeri. Maka dari itu, kamu perlu meningkatkan kemampuan berbicara menggunakan bahasa asing. Kamu dapat memperlajari bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Hal itu dikarenakan masyarakat di beberapa negara juga menguasai bahasa tersebut.

Kamu dapat memulainya dengan sering menghafal kosakata atau kursus bahasa Inggris dan mengikuti tes TOEFL. Jangan malas untuk selalu mengasah kemampuan dalam berbahasa Inggris.

2. Belajar membuat motivation letter

Motivation letter adalah salah satu persyaratan yang selalu dibutuhkan dalam melamar beasiswa. Motivation letter tersebut berupa essay yang menunjukkan bahwa kamu layak mendapatkan beasiswa tersebut.

Kebiasaan orang membuat essay dengan menggunakan kata-kata seperti, "Saya sangat ingin mempelajari budaya di sana" atau, "Saya tertarik untuk mempelajari bahasanya" hal ini sangat biasa, dan tidak akan ada yang dianggap spesial dari essay yang kamu buat itu.

Cobalah untuk menuliskan beberapa hal menarik, seperti kamu sangat tertarik dengan negara tersebut karena sering menyaksikan beberapa filmnya, kamu memiliki teman yang tinggal di sana, atau pernah memiliki teman SMA yang pernah mengikuti pertukaran pelajar di negara tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kamu memang punya keinginan dan dasar yang kuat.

Belajarlah lebih giat untuk membuat motivation letter dengan baik dan menarik. Kamu bisa memulai dengan membiasakan diri bercerita lewat tulisan, tidak perlu hal-hal yang sulit, cukup keseharian kamu saja. Dari situ kamu bisa menemukan keluwesan saat hendak menuangkan apa yang kamu pikirkan dalam motivation letter.

3. Bulatkan tekad

Jika kamu belajar dengan giat namun tidak memiliki tekad yang bulat sama aja nol. Semangatmu akan mudah goyah bila suatu saat kamu mendapatkan tantangan dalam mendapatkannya. Bisa dibilang, hal ini adalah modal paling dasar yang harus dimiliki oleh semua orang jika ingin meraih impian mereka. Tanamkan dalam diri bahwa kamu mampu mendapatkan apa yang kamu inginkan.

Jangan pernah ragu walaupun hanya sedikit. Semua keinginan akan terwujud dengan dukungan motivasi yang tinggi. Kamu harus siap dengan semua yang diputuskan, jangan menyerah, dan lakukan apa yang bisa kamu kerjakan untuk dapat meraih impian tersebut. Jika sudah memiliki tekad yang kuat dalam diri, maka kemungkinan besar kamu akan melalui tes dengan nyaman dan lebih siap.

4. Pilih negara dengan peminat sedikit

Cara selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah memilih negara yang memiiki sedikit peminat. Hal yang satu ini bisa dibilang cukup ampuh untuk bisa mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Jika kamu ingin sedikit berbeda dari orang-orang pada umumnya, maka kesempatan akan lebih besar untuk meraih beasiswa.

Pastikan kamu nggak hanya mengikuti tren, yang memilih universitas atau negara yang banyak dipilih oleh orang. Karena hal itu akan membuat kamu harus bersaing dengan ribuan orang dan kecil kemungkinan untuk bisa lolos.

Kamu bisa cari tahu informasi di mana saja mengenai negara dengan minat beasiswa sedikit dan jangan lupa untuk mencari tahu mengenai beasiswa-beasiswa yang disediakan oleh negara tersebut.

5. Cari informasi program beasiswa

Setelah menentukan akan kuliah di negara mana, langkah selanjutnya adalah mencari informasi program beasiswa yang kamu incar. Salah satu caranya adalah dengan bertanya kepada pihak sekolah atau kampus.

Biasanya sekolah atau kampus memiliki banyak koneksi dengan lembaga yang menyediakan beasiswa kuliah gratis yang bisa kamu coba. Selain pihak sekolah, jangan pernah malu untuk bertanya kepada teman atau saudara yang memiliki pengalaman lebih banyak sebagai jalan alternatif cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis ini.

6. Hubungi lembaganya langsung

Setelah menemukan lembaga beasiswa yang cocok untukmu, selanjutnya kamu harus menghubungi lembaga tersebut secara langsung. Di era digital ini, mungkin kamu bisa melihat website atau media sosialnya terlebih dahulu. Jika ada kontak yang bisa dihubungi seperti email, jangan ragu untuk mengirimkan email kepada mereka.

Dengan menghubunginya secara langsung, kamu akan mendapatkan informasi secara lengkap, di mulai dari persyaratannya, dokumen apa saja yang harus dipersiapkan, hingga batas akhir pendaftaran.

7. Persiapkan surat rekomendasi

Cara selanjutnya adalah mempersiapkan surat rekomendasi. Surat rekomendasi dinilai memegang peranan penting dalam proses beasiswa. Sebab, surat tersebut berisi tetang kamu layak atau tidak untuk mendapatkan beasiswa dari lembaga tersebut. Untuk mendapatkan surat rekomendasi, usahakan untuk meminta referensi kepada guru, pelatih ekstrakurikuler, atau wali muridmu.

8. Siapkan portofolio

Salah satu persyaratan yang biasanya diminta oleh penyelenggara beasiswa yakni portofolio calon pelamar. Kamu dapat mempersiapkan portofolio dan CV sebagai syarat untuk mendapatkan beasiswa. Hal itu dikarenakan, pengemasan portofolio dan CV yang baik dapat memengaruhi hasil.

Maka dari itu, ada baiknya kamu mengemas data diri sepresentatif mungkin dan rapi agar pihak penyelenggara bisa mendapatkan informasi yang lengkap terhadap dirimu. Namun yang lebih penting, usahakan portofolio relevan dengan jurusan yang kamu incar ya!

9. Siapkan dokumen

Setelah menentukan program beasiswa mana yang akan kamu ambil, pihak penyelenggara pasti akan memintamu untuk menyiapkan beberapa dokumen penunjang. Meskipun pada dasarnya syarat dan dokumen yang harus dipenuhi bergantung kepada kebijakan masing-masing penyelenggara, ada beberapa dokumen yang biasanya selalu diminta untuk disiapkan seperti berikut ini:

- Fotokopi KTP

- Foto berwarna ukuran 3 x 4

- Ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir

- Paspor

- Curriculum vitae

- Motivation letter dan essay

- Hasil tes TOEFL/IELTS minimal nilai 500

- Surat rekomendasi

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Semoga membantu.