Cara Menjadi Guru PAUD yang Baik dan Efektif

30-09-2022

BANGUN PENDIDIKAN - Memilih karir sebagai guru atau tenaga pendidik anak usia dini adalah pilihan yang mulia.

Hal terpenting yang dibutuhkan untuk menjadi guru PAUD adalah cinta dan kasih sayang anda terhadap dunianya anak-anak. Bekerja di lingkungan yang melibatkan anak-anak pastinya membutuhkan kesabaran, kelembutan, dan dedikasi yang tinggi.

Memenuhi keinginan anak memang tidaklah mudah. Pekerjaan ini cukup melelahkan, namun anda akan mendapatkan kepuasan batin dan penghargaan yang besar jika berhasil dalam tantangan ini.

Agar mencapai keberhasilan menjadi tenaga pendidik PAUD yang efektif, ada beberapa karakteristik yang harus dimiliki, antara lain sebagai berikut.

1. Antusiasme

Kualitas terpenting bagi pendidik perkembangan anak usia dini adalah semangat dan antusiasme terhadap dunia anak. Tenaga pendidik harus memiliki dedikasi yang tinggi untuk mendorong setiap anak belajar dan mengatasi segala hambatan yang mungkin dihadapinya.

2. Sabar dan Humoris

Bekerja dengan anak-anak sepanjang hari sangat membutuhkan kesabaran yang tinggi. Apalagi jika dihadapkan dengan perilaku anak yang cerewet, kurang teliti, dan kesulitan untuk mengendalikan diri.

Mungkin ini merupakan tantangan yang sama atau bahkan baru dan harus dihadapi. Oleh karena itu, pendidik juga harus memiliki sikap humoris agar tidak mudah kewalahan. Sikap humoris juga membantu pendidik tetap tenang dan fokus pada tujuan akhir saat berinteraksi dengan anak.

3. Kemampuan Komunikasi yang Baik

Pendidik perlu belajar bagaimana berkomunikasi secara efektif dengan anak-anak. Selanjutnya, pendidik harus mampu berkomunikasi dengan orang tua mengenai kebutuhan anak, prestasinya, dan tentang berbagai persoalan yang dihadapi anak.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara kedua belah pihak, maka akan dapat membantu tumbuh kembang anak menjadi lebih baik lagi. Pendidik juga harus secara teratur berhubungan dengan pendidik lainnya, administrator, dan kepala sekolah.

Semakin baik dan efektif guru dapat berkomunikasi dengan semua orang yang terlibat, baik secara lisan maupun tertulis, maka pekerjaan akan dirasa semakin bermanfaat dan positif.

4. Menghargai Perbedaan

Setiap anak datang ke sekolah dengan kepribadian yang unik dan gaya belajarnya masing-masing. Guru harus menghargai perbedaan tersebut untuk mencapai proses pendidikan yang efektif.

Sebaiknya guru juga harus bisa mengajar sesuai dengan gaya belajar masing-masing anak, bukan memaksa anak untuk menyesuaikan diri dengan gaya belajar lainnya.

Apalagi di era globalisasi saat ini, pendidik juga harus siap dengan kelas multikultural dengan banyak suku, budaya dan tradisi. Kelas yang baik harus mampu mentoleransi perbedaan tersebut dan guru harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang terbuka dan menarik.

5. Kreatif, Adaptif dan Fleksibel

Guru membutuhkan pemikiran kreatif dan adaptif saat membuat rencana pembelajaran untuk anak. Kreatif artinya pendidik harus mampu menciptakan sesuatu yang istimewa. Adaptasi disini berarti pendidik harus mampu beradaptasi untuk memasuki dan menyenangkan dunia anak.

Oleh karena itu, pendidik perlu mengembangkan berbagai strategi untuk memotivasi anak, apa yang akan dikenakan, dan bagaimana menciptakan proses belajar yang menyenangkan.

Namun di sisi lain, pendidik juga harus fleksibel. Dengan kata lain, meskipun rencana pembelajaran sudah direncanakan sematang mungkin, praktiknya di kelas dapat berubah sewaktu-waktu. Itu semua tergantung pada situasi dan kondisi yang terjadi pada anak. Oleh karena itu, pendidik harus dapat mengubah rencana dan ide-ide bagus lainnya yang diperlukan pada saat itu.