Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pelaksanaa UKK SMK

26-04-2022

BangunPendidikan.com - Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggaran khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan kualifikasi jenjang 2  atau 3   pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Agar pelaksanaan UKK berjalan dengan aman dan tertib maka Sekolah perlu membuat tata tertib pelaksanaan UKK SMK. Begitu juga laporan pelaksanaan UKK SMK dibuat sesudah kegiatan UKK selesai.

Beberapa Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Dalam UKK SMK

1. Tujuan UKK

Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bertujuan untuk:

  1. Mengukur pencapaian kompetensi siswa SMK yang telah menyelesaikan proses pembelajaran sesuai kompetensi keahlian yang ditempuh;
  2. Memfasilitasi siswa SMK yang akan menyelesaikan pendidikannya untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dan/atau sertifikat uji kompetensi;
  3. Mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan SMK sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;
  4. Memfasilitasi kerjasama SMK dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) dalam rangka pelaksanaan uji kompetensi sesuai kebutuhan DUDIKA.

2. Tata Tertib Pelaksanaan UKK

Sebelum membuat laporan pelaksanaan UKK SMK, sekolah harus terlebih dahulu membuat tata tertib pelaksanaan UKK agar siswa  yang mengikut kegiatan UKK bisa memberikan hasil yang memuaskan dan bagus pada laporan pelaksanaan UKK SMK sekolah nantinya.

  1. Peserta Ujian Kopetensi Praktik hadir 15 menit sebelum Ujian dimulai.
  2. Memakai pakaian Jurusan dengan rapi.
  3. Mempersiapkan bahan dan peralatan individu seperti : CD Sistem Operasi
  4. Menyerahkan JOBSHEET kepada guru pembimbing masing-masing sebelum ujian dimulai
  5. Membawa dan menyelesaikan JOBSHEET Ujian Kopetensi Praktik yang sudah di Jilid
  6. Membawa Kartu Indentitas siswa UKK
  7. Menyelesaikan Administrasi yang terkait dengan Uji Kopetensi
  8. Siswa tidak dibenarkan mengikuti Ujian Kopetensi Praktik tahap akhir jika belum melaksanakan tahapan-tahapan awal pengambilan nilai Uji Kopetensi Praktik yang dilakukan oleh guru produktif-nya masing-masing

Begitulah Tata tertib Pelaksanaan Ujian Kopetensi Praktik yang harus di perhatikanoleh peserta UKK.

3. Sasaran UKK

Sasaran yang akan dicapai dalam Pelaksanaan UKK ini adalah:

  1. Terlaksananya proses penilaian bagi seluruh siswa SMK kelas XII atau kelas XIII melalui serangkaian kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan secara efektif, efisien, dan terukur;
  2. Diterbitkannya sertifikat kompetensi, sertifikat uji kompetensi, atau yang setara bagi seluruh peserta uji yang dinyatakan kompeten sesuai kompetensi keahlian yang ditempuh.

4. UKK Mandiri

  1. Tempat penyelenggaran UKK Mandiri harus memenuhi syarat kelayakan, untuk itu perlu dilakukan verifikasi kelayakan satuan pendidikan atau tempat uji kompetensi
  2. Verifikasi kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan UKK Mandiri yang menggunakan standar instrumen uji kompetensi yang disusun pemerintah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dengan menggunakan instrumen verifikasi yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat
  3. Dinas Pendidikan Provinsi membentuk Tim Verifikasi dengan melibatkan unsur DUDIKA atau institusi pasangan yang relevan
  4. Penetapan kelayakan satuan pendidikan/tempat penyelenggaraan UKK Mandiri serta SMK lainnya yang menggabung mengikuti ujian dengan standar instrumen uji kompetensi yang disusun pemerintah, dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi berdasarkan rekomendasi Tim Verifikasi.
  5. Asesor UKK Mandiri terdiri atas gabungan penguji internal dan eksternal
  6. Penguji Internal adalah guru mata pelajaran muatan produktif yang relevan dengan persyaratan sebagaimana tertuang pada Instrumen Verifikasi;
  7. Penguji Eksternal berasal SDM dari DUDIKA atau asosiasi profesi, yang memiliki latar belakang pendidikan dan/atau asesor yang memiliki sertifikat kompetensi dan pengalaman kerja yang relevan dengan Kompetensi Keahlian yang akan diujikan;
  8. Persyaratan DUDIKA adalah telah bekerja sama dengan SMK minimal 1 (satu) tahun dan telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah antara lain terlibat dalam sinkronisasi kurikulum kejuruan, sebagai guru tamu, atau sebagai penyedia tempat praktik kerja lapngan peserta uji;
  9. Satuan pendidikan bersama DUDIKA dapat mengembangkan penugasan dan lembar penilaian dengan level yang lebih tinggi sesuai kebutuhan;
  10. Asesor wajib mengembangkan instrumen penilaian aspek pengetahuan berdasarkan Indikator Pencapaian Kompetensi yang tercantum pada pedoman penilaian;
  11. Asesor mengupayakan untuk menggunakan teknik penilaian portofolio sebelum teknik penilaian lainnya sesuai kompetensi yang dinilai serta ketentuan yang berlaku;
  12. Satuan pendidikan menerbitkan sertifikat uji kompetensi yang ditandatangani oleh perwakilan satuan pendidikan bersama perwakilan DUDIKA.

5. Perangkat UKK

  1. Instrumen Soal UKK (SPK)
  2. Lembar Pedoman Penilaian UKK (PPsp)
  3. Instrumen Verifikasi Penyelenggara UKK (InV)

6. Berita Acara Pelaksanaan UKK SMK

Dalam pelaksanaa UKK SMK sekolah perlu untuk menyediakan berita acara pelaksanaan UKK SMK, dan nantinya berkas berita acara pelaksanaan UKK SMK ini akan diisi oleh penguji/pengawas dari internal atapun eksternal yang dihunjuk oleh sekolah.

Kualitas Lulusan SMK

  1. Pada skema pelaksanaan UKK Mandiri, satuan Pendidikan bersama-sama dengan mitra DUDIKA dapat menambah atau memodifikasi soal dengan kriteria/spesifikasi yang lebih tinggi dari soal yang telah disiapkan;
  2. Satuan pendidikan penyelenggara UKK memperhitungkan hasil pelaksanaan UKK untuk dicantumkan sebagai nilai ujian sekolah mata pelajaran kompetensi keahlian pada ijazah;
  3. Satuan Pendidikan dan/atau lembaga sertifikasi menunjuk asesor sesuai persyaratan uji kompetensi;
  4. Pelaksanaan UKK menggunakan strategi, bentuk, dan teknik yang sesuai dengan kompetensi yang diujikan;
  5. Satuan pendidikan melaporkan pelaksanaan UKK berikut daftar nilainya pada Dinas Pendidikan Provinsi, Direktorat SMK dan/atau tim lain yang ditunjuk;
  6. Peserta UKK Mandiri diperbolehkan untuk memperoleh instrumen UKK untuk melaksanakan berlatih, melaksanakan orientasi, dan/atau melakukan asesmen mandiri;
  7. Peserta UKK Mandiri dapat memilih salah satu atau lebih paket ujian atau skema sertifikasi yang tersedia;
  8. Peserta UKK yang melakukan asesmen dengan teknik demonstrasi diwajibkan mematuhi protokol kesehatan sebagaimana ditetapkan oleh peraturan perundangan yang berlaku, dan ada pengaturan jumlah peserta didik yang melaksanakan UKK setiap harinya;
  9. Asesor mengupayakan untuk menggunakan teknik penilaian portofolio sebelum teknik penilaian lainnya sesuai kompetensi yang dinilai serta ketentuan yang berlaku;
  10. Sertifikat kompetensi atau sertifikat UKK dapat diterbitkan hanya bagi peserta uji yang dinyatakan kompeten;
  11. Hasil UKK dapat dianalisis dan digunakan untuk pemetaan mutu program, dan perumusan kebijakan satuan pendidikan.

Demikianlah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika pelaksanaan UKK SMK.