Pendidikan Non Formal, Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya

01-06-2022

BANGUN PENDIDIKAN - Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang pendidikan nasional. Pendidikan non formal adalah sebuah pendidikan, yang dilakukan diluar pendidikan formal. dan dapat dilaksanakan dengan beberapa jenjang, serta memiliki struktur, pada sistem pendidikannya.

Pendidikan yang non formal biasanya diadakan oleh sebuah lembaga, yang sudah diakui oleh pemerintah, sesuai standar pendidikan yang berlaku. Pendidikan ini dapat juga diartikan sebagai pendidikan tambahan, untuk melengkapi dari pendidikan formal.

Contoh Pendidikan Non Formal

Pada saat ini, pendidikan non formal sudah berkembang, seiring dengan besarnya kebutuhan akan pendidikan. Pendidikan ini dinilai mampu membantu pendidikan formal yang dilakukan di sekolah. Beberapa contoh pendidikan non formal antara lain:

1. Kursus dan Pelatihan

Kursus dan pelatihan, saat ini sangat diperlukan dalam mengembangkan keterampilan di berbagai bidang.

Jenis pendidikan non formal ini mampu memberikan pelatihan dan ilmu keterampilan, yang tidak terdapat pada pembelajaran di pendidikan formal. Tenaga pengajar biasanya memberikan pengetahuan serta keterampilan, sesuai dengan bidang yang dibahas.

Pendidikan non formal ini biasanya fokus kepada pengetahuan dasar, dan pemahaman. Contohnya adalah kursus menjahit, kursus musik, les bahasa, dan lain sebagainya

2. Kelompok Belajar

Pendidikan non formal bisa kita dapatkan melalui kelompok belajar. Pada suatu kelompok yang terdiri dari beberapa orang, nantinya akan saling bertukar pikiran, sehingga secara tidak langsung kelompok belajar tersebut, sudah menambahkan wawasan kepada mereka.

3. Majelis Ta’lim

Majelis Ta’lim merupakan pendidikan non formal, yang lebih mengarah kepada pendidikan agama, khususnya agama Islam. Kelompok ini dapat saling memberikan pendidikan ilmu agama, sehingga masyarakat, memiliki tingkat kualitas agama yang baik.

Beberapa contoh pendidikan non formal dari majelis Ta’lim yaitu, berdirinya sebuah kelompok yasinan, kelompok mengaji, hingga taman pendidikan Quran.

4. Satuan Pendidikan Lainnya

Pendidikan non formal satu ini, dapat dicontohkan seperti kelompok bermain atau, TK, Perguruan Pencak Silat, sanggar seni, dan sebagainya.

Beberapa dari bentuk pendidikan non formal diatas, merupakan pendidikan yang memberikan dampak positif yang sangat besar, khususnya sebagai pendorong dari pendidikan formal. 

Selain itu juga pendidikan non formal, akan menambah skill dan ilmu yang ada pada masyarakat, secara luas.

Manfaat Adanya Pendidikan Non Formal

Pendidikan formal tentunya membawa manfaat untuk siapa saja yang mempelajarinya. Tidak terkecuali, untuk pendidikan non formal, pendidikan ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, yang mendapatkannya.

Berikut manfaat pendidikan non formal

1. Mengembangkan Potensi Masyarakat

Pendidikan non formal dapat memberikan pendidikan yang merupakan ilmu baru dan tidak diajarkan pada pendidikan formal di sekolah.

Akhirnya pendidikan ini berhasil menambahkan pengetahuan, serta potensi dari peserta didik. Potensi tersebut kemudian dipertajam hingga menjadi sebuah keahlian dalam suatu bidang yang memiliki nilai usaha tersendiri.

2. Memberikan kemapanan Hidup

Pendidikan yang dilakukan di luar sekolahan ini juga memiliki salah satu manfaat, yaitu adanya kecakapan hidup yang didapatkan. Pendidikan yang diajarkan, dapat digunakan untuk sebagai sumber penghasilan.

Keahlian yang dicapai dengan pendidikan non formal, membuat masyarakat memiliki sifat mandiri, dan dapat menerapkan ilmu yang diberikan, untuk sebagai sumber penghasilan.

3. Menambahkan Keterampilan

Pada saat proses belajar mengajar pada pendidikan non formal, peserta didik otomatis akan memiliki beberapa keterampilan, yang belum diajarkan sebelumnya. 

Disinilah sebenarnya peran pendidikan non formal, sebagai upaya untuk melengkapi dari pendidikan yang sebelumnya diajarkan, hingga menambahkan materi, yang tidak didapatkan, dari pendidikan formal.

Beberapa uraian tersebut seharusnya membuat semua masyarakat menjadi sadar, bahwa pendidikan yang penting, bukan hanya dari pendidikan formal yang biasa dilakukan di sekolah.

Pendidikan non formal perlu dilakukan, dalam upaya meningkatkan generasi penerus bangsa yang cerdas.