5 Penyebab Mahasiswa Salah Memilih Jurusan

21-05-2022

Memiliki ilmu pengetahuan yang sesuai dengan hati dan kemampuan dasar adalah hal yang diinginkan bagi mahasiswa. Tidak jarang, mahasiswa menyesal masuk di suatu universitas, karena salah jurusan.

Kemampuan serta daya tangkap setiap orang pasti berbeda, hal inilah yang menyebabkan apabila salah jurusan, mahasiswa cenderung merasa terpaksa untuk menempuh pendidikannya tersebut.

Rasa terpaksa merupakan salah satu yang dialami oleh mahasiswa salah jurusan. Hal ini merupakan awal dari timbulnya rasa malas, sehingga dalam proses belajar mengajar mahasiswa ini akan sulit menyerap ilmu pengetahuan.

Oleh karena itu dalam memilih jurusan pada perguruan tinggi merupakan hal yang harus dipertimbangkan.  Menurut ahli Educational Psychologist dari Integrity Development Flexibility (IDF), Irene Guntur menyebutkan bahwa sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia salah jurusan.

5 Faktor Penyebab Salah Dalam Memilih Jurusan

1. Paksaan Orang Tua

Faktor paksaan orang tua adalah penyebab terbesar mahasiswa salah dalam memilih jurusan. Sebagian besar orang tua memaksa anaknya untuk mengambil jurusan yang mereka inginkan. Anak mungkin saja lebih unggul dan memiliki kemampuan lebih, di bidang lainnya.

Sebagai orang tua yang bijak, seharusnya memahami terlebih dahulu minat dan bakat dari anak, agar tidak salah dalam memilih jurusan.

Salah dalam memilih jurusan dapat menyebabkan mahasiswa tidak mampu menerima ilmu yang diajarkan, sehingga pembelajaran yang diajarkan menjadi suatu yang sia-sia.

2. Mengikuti Teman Dekat

Sewaktu bangku SMA tidak sedikit pelajar memilih jurusan karena ingin selalu bersama temannya tersebut, sehingga sebagian besar mengikuti teman dalam menentukan jurusan pendidikannya.

Setelah mereka mulai menjalankan perkuliahannya, barulah mereka tersadar, ada beberapa hal yang mereka tidak sukai dalam mata kuliah jurusan tersebut.

Dalam memilih jurusan sebaiknya pertanyakan diri anda sendiri. Pahami potensi terbesar dari diri sendiri, kemudian pilih jurusan yang sesuai dengan diri anda. Agar proses belajar mengajar tidak menjadi sebuah beban untuk anda

3. Tidak Mengenal Diri Sendiri

Salah satu pertanyaan untuk diri sendiri sebelum memilih jurusan adalah, apakah jurusan yang kita pilih, bisa mengembangkan bakat yang kita miliki?

Kita perlu memahami potensi dari diri kita sendiri, agar pada saat berada di perguruan tinggi, kita memiliki semangat untuk hal hal baru yang berkaitan dengan jurusan tersebut.

Lihat juga: Memahami Penyebab Terbesar Turunnya Prestasi Pada Anak

Dengan tumbuhnya minat dan didukung dengan bakat, membuat ilmu yang diberikan dapat diterima dengan baik.

4. Minimnya Informasi Tentang Program Studi

Banyak kalangan siswa kelas XII semester akhir hanya mengetahui beberapa jurusan kuliah secara umum saja. Mereka bahkan tidak mengetahui tujuan dari program studi tersebut. Hal ini membuat banyak dari mereka salah memasuki jurusan.

Sebaiknya dalam memilih jurusan, cari tau terlebih dahulu informasinya. Agar tidak menyesal ketika sudah menjalani proses belajar mengajar. Pengetahuan yang sedikit atas sesuatu jurusan dapat membuat kita keliru dalam memilihnya.

Lihat juga: Cara memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan kemampuanmu

5. Mengutamakan Gengsi

Demi dipandang tinggi seseorang, tidak sedikit pelajar memilih jurusan kuliah yang bertolak belakang dengan minat aslinya.

Dikarenakan jurusan itu diminati banyak orang atau karena jurusan terbaik di universitas ternama, sebagian besar dari pelajar memutuskan untuk memilihnya. Padahal nggak sesuai dengan minat dan potensi yang ia punya.

Kalau terus menerus memikirkan penilaian orang, nggak akan ada habisnya. Jika anda ingin menentukan suatu jurusan dalam universitas, yang perlu dan paling penting dilakukan adalah bertanya pada diri sediri. Bidang apa yang mampu anda pelajari tanpa merasakan rasa bosan.