Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Syarat PTM?

28-02-2022

BangunPendidikan.com - Mengingat akan situasi 2 tahun belakangan ini, dimana seluruh siswa terkhusus yang di Indonesia harus melakukan proses pembelajaran dari rumah atau pembelajaran daring.

Dengan alasan tersebut, pemerintah melakukan program vaksin Corona untuk anak usia 6-11 tahun, terkhusus para siswa.

Namun, Kemendikbud-Ristek menegaskan bahwa vaksin tersebut bukan menjadi syarat agar dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Program itu dilaksanakan untuk memberi perlindungan kepada anak terhadap wabah virus Covid-19 selama melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

"Vaksinasi tidak kita persyaratkan sebagai syarat pembukaan pembelajaran tatap muka. Tapi vaksinasi mendukung, mendorong keamanan, keselamatan kita agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik" ujar Jumeri, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Senin (14/12/2021) di SDN Cempaka Putih Timur 03, Jakarta Pusat.

Di Indonesia ada sekitar 25 juta siswa tingkat SD usia 6-11 tahun. Sementara, ada kurang lebih 50 juta peserta didik yang tidak berada di bawah naungan Kemendikbud-Ristek, ungkap Jumeri.

Jumeri berharap Kemendikbud-Ristek bisa mempercepat pemulihan sistem pembelajaran yang sempat membuat siswa melaksanakan pembelajaran secara online (daring) selama 2 tahun belakangan ini.

"Program vaksinasi Corona anak usia 6-11 tahun, serentak dilaksanakan di 115 Kabupaten-Kota di 19 Provinsi di Indonesia. Dengan kriteria bahwa Kota dan Kabupaten tersebut sudah mencapai 70% untuk vaksinasi lansia" tambah Dante Saksono, Wakil Menteri Kesehatan RI.

Berdasarkan statistik nasional, kebutuhan vaksin terhadap anak usia 6-11 tahun mencapai 58 juta per 2 dosis. Sementara anak yang akan berusia 12 tahun ada sekitar 9 juta dosis.

"Dari data yang sudah kita rekap secara nasional bahwa kebutuhan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun kira-kira ada 26,7 juta anak. Jadi kalau 2 kali vaksinasi, jadi 58 juta dosis. Ditambah anak-anak yang usianya menginjak ke-12, kira-kira ada 9 juta dosis. Ini sudah kita antisipasi dan siapkan. Sekarang sudah tersedia 6,4 juta dosis vaksin," ungkapnya lagi.

Dante yakin vaksinasi anak tidak akan memakan waktu yang lama untuk diselesaikan. Target kita bukan herd immunity lagi, tapi herd population. Sekarang untuk target vaksinasi yang ditentukan Bapak Presiden sampai 70% sampai akhir tahun 2021 ini sudah mencapai 70,4%,ujarnya.